Friday, December 4, 2009

Mario Teguh : Saya Akan Terbang Tinggi


Monday, November 30, 2009

Mario Teguh : Super Word

Beranikanlah untuk memperbarui diri,
karena tidak mungkin sebuah pribadi yang lama
berhak bagi sesuatu yang baru.

Mulai hari ini, marilah kita bersungguh-sungguh untuk mengganti setiap dan semua cara kita yang tidak sesuai lagi bagi kebesaran yang kita inginkan bagi diri kita sendiri.

Bila banyak dari yang Anda inginkan belum mengambil bentuk nyatanya yang menjadikan kehidupan Anda lebih utuh, dan bila banyak dari keinginan Anda hanya menjadi penyemangat bagi Anda untuk merajut lebih banyak keinginan baru, maka Anda harus tulus menerima bahwa ada yang harus diperbarui.

Sadarilah bahwa,
Tidak semua keinginan untuk menjadi,
disertai dengan upaya membangun kepantasan untuk menjadi.
Maka pertanyaannya kepada Anda,

Apakah yang sedang Anda kerjakan hari ini adalah upaya bernilai yang akan menjadikan Anda pantas menerima yang Anda minta?

Ataukah Anda sedang bekerja untuk menunggu waktu pulang?

Jangan heran, karena ada di antara kita yang ketidak-sabarannya bukanlah terhadap lambatnya reaksi pasar atau kekurang-sigapan organisasinya, tetapi terutama terhadap lambatnya kedatangan akhir minggu ini.

Sebagian dari kita sedang tidak sabar untuk membangun hasil-hasil super dalam pekerjaan kita, dan sebagian lagi sedang tidak sabar untuk menghidari pekerjaan.

Mereka berbeda, tetapi mereka memiliki kesamaan yang akut; yaitu keduanya menginginkan keberhasilan melalui pekerjaan mereka. Yang satu menginginkan keberhasilan melalui yang dikerjakannya, dan yang satu ini menginginkan keberhasilan dari pekerjaan yang kalau bisa dihindarinya.

Ada beberapa dada yang menjadi sesak karena membaca ini.

Tetapi berbahagialah, karena itu tanda bahwa Anda mengenali keharusan untuk memperbaruhi diri.

Pribadi yang baru berhak bagi yang baru.
Segera setelah mengerti,
berlakulah seperti yang Anda mengerti.
Karena,
bila yang Anda lakukan tidak berhubungan dengan pengertian baik,
untuk apakah yang Anda lakukan itu?

Saya berharap bahwa sapa sederhana saya ini dapat hadir bersama Anda dalam kesibukan Anda hari ini.

Ingatlah bahwa kesibukan Anda tidak boleh hanya berkenaan dengan pengumpulan uang, tetapi juga termasuk kesibukan untuk menjadikan diri Anda sebagai pencerah bagi kehidupan mereka yang penting dalam kehidupan Anda.

Sudahkah Anda menelepon istri atau suami Anda di tempat kerjanya atau di rumah?

Teleponlah, dan katakan bahwa Anda menelepon hanya untuk mengatakan terima kasih atas kesediaannya untuk menua bersama Anda. Beritahulah dia bahwa Anda menyayanginya. Katakanlah bahwa Anda kangen, dan ingin segera memeluknya. Mintalah maaf bila Anda belum bisa membuatnya merasa sebagai yang paling penting dalam hidup Anda.

Anda dilahirkan dengan hati yang lembut, gunakanlah.

Saturday, November 28, 2009

Mario Teguh : Fighting The Wrong Fight

Anda hanya mendapat dari yang Anda kerjakan. Janganlah memilih pekerjaan yang salah.Dalam kehidupan, pertanyaan yang sebenarnya bukan apa yang Anda menangkan, tetapi apa yang Anda lakukan; karena yang Anda lakukan menentukan apa yang bisa Anda menangkan.Jadi janganlah berlama-lama dalam kesadaran bahwa yang sedang Anda lakukan ini sebetulnya salah.Janganlah Anda biarkan diri Anda menua dalam pekerjaan yang menuntut penggunaan dari kelemahan-kelemahan Anda.Berjayalah dalam pekerjaan yang merayakan penggunaan dari kekuatan-kekuatan Anda.Anda dikenal melalui pertarungan yang Anda pilih. Apa pun yang Anda perjuangkan melalui pertarungan - pasti merupakan sesuatu yang penting bagi Anda. Itu sebabnya Anda dikenal dari apa yang Anda pertarungkan.Bila hal-hal kecil yang tidak penting, cukup untuk membuat Anda bertarung dengan orang lain, maka kecil dan tidak pentinglah Anda. Bila yang Anda perjuangkan adalah hal-hal yang baik dan bernilai, maka baik dan bernilailah Anda.Kelas Anda ditentukan oleh keberanian Anda. Keinginan Anda tidak penting, bila untuk pencapaiannya Anda tidak bersedia untuk bertarung.Banyak orang sangat berani dalam mengkhayalkan keberhasilan dirinya, tetapi menjadi kerdil saat betul-betul harus memenuhi syarat bagi keberhasilannya dalam pekerjaan yang nyata.Mereka yang pemberani, tidak selalu mengawali perjuangan mereka dengan impian, tetapi selalu memasuki pekerjaan dengan kesungguhan, dan menghadapi kesulitan dengan keberanian.Itu sebabnya, keinginan yang sesungguhnya hanya pantas berlabuh di hati seorang pemberani.Janganlah menjadi petarungyang setengah-setengah. Janganlah menjadikan hidup ini setengah matang.Segeralah selesaikan hal-hal yang akan membentuk keutuhan dari rencana-rencana Anda.Janganlah impian Anda mengenai keberhasilan di masa depan, menjadikan Anda penunda yang menafikan keberhasilan yang bisa Anda capai hari ini.Bersikaplah seperti para petarung sejati.Janganlah memukul, karena itu akan menyakiti orang lain. Janganlah juga, memukul dengan lunak, karena balasan yang Anda terima bisa keras. Tetapi, bila Anda harus memukul, pukullah dengan keras.Periksalah kembali prinsip-prinsip Anda. Memang dibutuhkan sebuah keberanian, untuk tewas mempertahankan sebuah prinsip; tetapi dibutuhkan keberanian yang jauh lebih besar lagi untuk tetap hidup dan berjaya dalam sebuah prinsip. Dan itu adalah pilihan yang lebih baik.Bukan ukuran Anda yang penting untuk memenangkan sebuah pertarungan, tetapi ukuran keberanian dalam diri Anda; yaitu keberanian untuk tampil dan bekerja sesuai dengan prinsip Anda.Tidak ada hal besar yang bisa dicapai oleh seseorang yang keras kepala -karena prinsipnya; tetapi yang berjalan tanpa arah, meneriakkan keraguan dan keluhan; tetapi menolak nasihat-nasihat baik, hanya karena itu bukan prinsipnya.Bila yang disebutnya prinsip itu, mengkerdilkannya mungkin itu bukan prinsip, atau dia harus memeriksa kembali sikapnya dalam berprinsip.Dia yang menyerang harus menang, dan dia yang bertahanharus selamat. Apakah Anda termasuk yang agresif dalam hidup ini, yang memasuki jam-jam kerja dengan kekuatan hati yang menyerang dengan kekuatan penuh?Ataukah Anda yang hanya bertahan, yang berupaya selamat dari hari ke hari, tanpa pandangan yang jelas kapan kira-kira kelambatan dan ke-rata-rata-an ini berakhir? Yang manakah Anda? Maka ..., bertindaklah lebih berani.Bila Anda berseteru dengankehidupan ini, semua orangakan menjagokan kehidupan. Dari semua hal yang bisa Anda jadikan musuh dan Anda salahkan atas kelambatan laju kehidupan ini, jangan pernah musuhi kehidupan.Bila pendapat buruk Anda tentang kehidupan ini benar, maka tidak akan ada orang lain yang tampil sebagai pemenang. Tetapi, telah banyak orang yang menang, dan masih akan ada banyak lagi yang menang.Kehidupan ini harus dimenangkan, didapatkan, dan dialami dengan baik -lalu bagaimana mungkin Anda bisa memenangkan, mendapatkan, dan mengalami kehidupan dengan kecintaan, bila Anda mengeluhkan kehidupan?Sayangilah kehidupan ini, dan dia akan mengembalikan kebaikan Anda itu dengan kualitas hidup yang lebih besar dari yang Anda berikan.Betapa pun Anda menyuka ipermainan, janganlah bermain-main dengan hidup Anda. Bagi anak-anak, sebuah permainan adalah kehidupan yang sesungguhnya, dan dengan permainan itulah mereka membangun pengertian dan kemampuan untuk menjadi pemenang yang anggun dalam hidup mereka nanti.Sebagian dari anak-anak itu memang tumbuh menjadi pemenang, tetapi sebagian yang lain tumbuh menjadi orang-orang dewasa yang masih bermain-main dengan kehidupan mereka.Hidup ini bersikap ramah kepada kita yang bersungguh-sungguh untuk mencapai kemenangan, dan bersikap keras kepada mereka yang tidak terlibat secara sadar dalam prosesi kehidupan.Dan yang menyayat hati para pemerhati adalah bila mereka yang dikerasi agar sadar itu, menerima kesulitan hidup sebagai nasib buruk seolah-olah upaya mereka tidak akan mendatangkan perubahan.Seandainya saja, mereka mau mendorong diri mereka untuk mencoba, untuk berjuang dalam perjuangan

Mario Teguh : Black Magic Woman

MAGIC LOVE STEPS
Alat kontrol yang terkuat antara dua manusia adalah kepercayaan. Maka mulailah dari kepercayaan.
1. SURPRISE Kejutkanlah pria Anda dengan hal-hal yang tidak biasa dari yang biasa didapatkan-nya.Bila dia teratur Anda kejutkan, dan tidak mengharapkan apa pun yang biasa, kecuali kejutan dari Anda; dia akan belajar untuk tidak menuntut apa pun dari Anda.Dengan demikianan, kejutan-kejutan Anda adaah peledak ketertarikan pria Anda kepada Anda.
2. CONSISTENCY Pastikanlah Anda hal-hal yang Anda lakukan untuk mengejutkannya, dengan dan berkelanjutan.Kehandalan Anda dalam menggembirakannya dengan kejutan-kejutan kecil akan memperkuat ketertarikan pria Anda kepada Anda, dan meningkatkannya menjadi kepercayaan.
3.TOGETHERNESSMaksimalkanlah kebersamaan Anda dengan pria Anda, karena itu akan mengembangkan kesadaran mengenai kehadiran Anda.Dan kesadaran mengenai adanya Anda dalam hidupnya membuat pria Anda selalu mempertimbangkan Anda dalam semua rencana dan kegiatannya.Dia akan menyertakan Anda dalam rencana-rencana keberhasilannya, dan akan bersandar di pangkuan Anda saat dia merasa kecil hati dengan perlakuan dunia yang tidak ramah kepadanya.
4. DEPENDENCE yak mungkin hal yang biasa dilakukannya untuk mengurus dirinya sendiri, sampai pada titik di dia tidak bisa melakukan apa pun untuk dirinya.Anda akan sangat lelah pada tahap karena Anda akan memikul dua kemandirian; tetapi kehilangan kemandiriannya.…!, inilah jaminan pengendalian Anda
5. UNIQUENESS Selalu temukan cara-cara untuk tampil sebersih udara pegunungan, seharum taman di surga, semerdu Barbara Streisand, se-happy anak rusa, se-rapih taman tulip di Amsterdam, se-cantik yang bisa ditolong, dan se-penyayang orang yang ada mau-nya.Dengan itu semua, pria Anda tidak akan melihat pilihan yang lebih baik dari Anda. Mungkin ada pilihan lain, tetapi tidak pernah bisa menggantikan Anda. Keunikan Anda adalah penghapus alternatif.
6. BOUNDARY Anda harus memberikan-nya harus tahu kapan, apa, dan seberapa jauh Anda harus melepaskan pada keputusan pria Anda, atau harus ada dalam keputusan Anda.Bila Anda sudah melakukan semua tahap sebelum tahap ini dengan baik, pria Anda akan menyerahkan hampir seluruh keputusan kepada Anda.Tetapi pastikanlah anda mengembalikan keputusan-keputusan penting mengenai kebersamaan dan masa depan anda berdua kepada pria Anda. Ruang gerak ini penting baginya, karena priaanda akan bisa dengan leluasa dan gembira berpikir dan bekerja untuk kebaikan kebersamaan anda.
7. LOVE Kasih sayang adalah pembangun kasih sayang. Jangan pernah menuntut perhatian kasih sayangnya, bila Anda tidak memulai yang Anda tuntut. Mulailah untuk melakukan tindakan-tindakan yang menandakan adanya dan besarnya kasih sayang.Shakespeare mengatakan bahwa kasih sayang adalah hormat. Tidak mungkin pria Anda percaya bahwa Anda menyayanginya bila Anda tidak menghormatinya.Anda sudah pasti menyayanginya, dan itu adalah tanggung-jawab Anda, dan itu wajib! Yang akan Anda capai dengan Magic Love Steps adaah memenangkan kecintaan pria Anda yang tulus, dalam, dan kuat.Karena, dengan kecintaan Anda berdua akan meyakini pencapaian, bahkan, hal-hal yang tidak mungkin. Dan kecintaan yang terpehara akan mampu tampil dalam bentuk terakhirnya, yaitu kemampuan untuk memaafkan.Dan apakah di dunia ini yang tidak mungkin dicapai oleh kebersamaan yang saling menyayangi seperti itu?

Mario Teguh : Impian Seorang Mahasiswi

Hari pertama kuliah di kampus, profesor memperkenalkan diri dan menantang kami untuk berkenalan dengan seseorang yang belum kami kenal. Saya berdiri dan melihat sekeliling ketika sebuah tangan lembut menyentuh bahu saya.Saya menengok dan mendapati seorang wanita tua, kecil, dan berkeriput, memandang dengan wajah yang berseri-seri dengan senyum yang cerah. Ia menyapa, "Halo anak cakep. Namaku Rose. Aku berusia delapan puluh tujuh.Maukah kamu memelukku? "Saya tertawa dan dengan antusias menyambutnya, "Tentu saja boleh!". Dia pun memberi saya pelukan yang sangat erat."Mengapa kamu ada di kampus pada usia yang masih begitu muda dan tak berdosa seperti ini?" tanya saya berolok-olok.Dengan bercanda dia menjawab, "Saya di sini untuk menemukan suami yang kaya, menikah, mempunyai beberapa anak, kemudian pensiun dan bepergian.""Ah yang serius?" pinta saya. Saya sangat ingin tahu apa yang telah memotivasinya untuk mengambil tantangan ini di usianya."Saya selalu bermimpi untuk mendapatkan pendidikan tinggi dan kini saya sedang mengambilnya! " katanya. Setelah jam kuliah usai, kami berjalan menuju kantor senat mahasiswa dan berbagi segelas chocolate milkshake. Kami segera akrab.Dalam tiga bulan kemudian, setiap hari kami pulang bersama-sama dan bercakap-cakap tiada henti. Saya selalu terpesona mendengarkannya berbagi pengalaman dan kebijaksanaannya. Setelah setahun berlalu, Rose menjadi bintang kampus dan dengan mudah dia berkawan dengan siapapun. Dia suka berdandan dan segera mendapatkan perhatian dari para mahasiswa lain. Dia pandai sekali menghidupkannya suasana.Pada akhir semester kami mengundang Rose untuk berbicara di acara makan malam klub sepak bola kami. Saya tidak akan pernah lupa apa yang diajarkannya pada kami. Dia diperkenalkan dan naik ke podium. Begitu dia mulai menyampaikan pidato yang telah dipersiapkannya, tiga dari lima kartu pidatonya terjatuh ke lantai. Dengan gugup dan sedikit malu dia bercanda pada mikrofon. Dengan ringan berkata, "Maafkan saya sangat gugup. Saya sudah tidak minum bir. Tetapi wiski ini membunuh saya. Saya tidak bisa menyusun pidato saya kembali, maka ijinkan saya menyampaikan apa yang saya tahu.""Kita tidak pernah berhenti bermain karena kita tua.Kita menjadi tua karena berhenti bermain. Hanya ada rahasia untuk tetap awet muda, tetap menemukan humor setiap hari.Kamu harus mempunyai mimpi. Bila kamu kehilangan mimpi-mimpimu, kamu mati. Ada banyak sekali orang yang berjalan di sekitar kita yang mati namun mereka tak menyadarinya. ""Sungguh jauh berbeda antara menjadi tua dan menjadi dewasa. Bila kamu berumur sembilan belas tahun dan berbaring di tempat tidur selama satu tahun penuh, tidak melakukan apa-apa, kamu tetap akan berubah menjadi dua puluh tahun. Bila saya berusia delapan puluh tujuh tahun dan tinggal di tempat tidur selama satu tahun, tidak melakukan apapun, saya tetap akan menjadi delapan puluh delapan. Setiap orang pasti menjadi tua.Itu tidak membutuhkan suatu keahlian atau bakat. Tumbuhlah dewasa dengan selalu mencari kesempatan dalam perubahan." "Jangan pernah menyesal.Orang-orang tua seperti kami biasanya tidak menyesali apa yang telah diperbuatnya, tetapi lebih menyesali apa yang tidak kami perbuat.Orang-orang yang takut mati adalah mereka yang hidup dengan penyesalan."Rose mengakhiri pidatonya dengan bernyanyi "The Rose". Dia menantang setiaporang untuk mempelajari liriknya dan menghidupkannya dalam kehidupan sehari-hari. Akhirnya Rose meraih gelar sarjana yang telah diupayakannya sejak beberapa tahun lalu. Seminggu setelah wisuda, Rose meninggal dunia dengan damai. Lebih dari dua ribu mahasiswa menghadiri upacara pemakamannya sebagai penghormatan pada wanita luar biasa yang mengajari kami dengan memberikan teladan bahwa tidak ada yang terlambat untuk apapun yang bisa kau lakukan. Ingatlah, menjadi tua adalah kemestian, tetapi menjadi dewasa adalah pilihan.Sediakan waktu untuk berpikir, itulah sumber kekuatan.Sediakan waktu untuk bermain, itulah rahasia awet muda.Sediakan waktu untuk membaca, itulah landasan kebijaksanaan.Sediakan waktu untuk berteman, itulah jalan menuju kebahagiaan.Sediakan waktu untuk bermimpi, itulah yang membawa anda ke bintang.Sediakan waktu untuk mencintai dan dicintai, itulah hak istimewa Tuhan.Sediakan waktu untuk melihat sekeliling anda, hari anda terlalu singkat untuk mementingkan diri sendiri.Sediakan waktu untuk tertawa, itulah musik jiwa.

Cerita Motivasi : Sapu tangan yang lusuh

Malam bintang terang. Namun, cahaya itu tidak seterang kasih seorang ibu. Kasihnya tidak akan pernah usai sepanjang hayat kepada anak-anaknya.Ibu saya sehari-hari adalah seorang penjaga kantin di sebuah SMP swasta di Bekasi. Dia juga membuat nasi uduk dan kue yang dititipkan di kantin dan warung-warung lain. Bangun pukul setengah empat pagi, baru beranjak ke peraduan pukul sebelas malam. Begitu terus, hidupnya dijalani tanpa mengeluh.Penghasilan bapak yang tidak seberapa ditopang oleh hasil jualan ibu. Sejak SD sampai SMA, dari hasil jual kue itulah, saya dan adik-adik dapat uang saku. Saya jadi teringat Ibu A. Yani (janda alm. Jend. Ahmad Yani). Setelah Pak Yani meninggal karena dibunuh pada 1 Oktober 1965, Ibu Yani menghidupi keluarganya dari berjualan minyak tanah. Namun, beliau tak pernah malu atau gengsi. Justru, anak-anaknya kelak menjadi orang yang berhasil dalam pendidikan dan karir mereka.Itulah yang menjadi kebanggaan saya terhadap sosok bunda. Gurat wajahnya yang telah mengerut menampakkan bahwa dia terlampau akrab dengan kerja kerasnya. Tangannya dipenuhi otot yang tampak ramah.Jarang saya melihat dia pakai bedak, apalagi make-up. Seumur-umur, saya baru melihat bunda pakai make-up pada saat saya sudah beranjak dewasa. Itu pun pada saat saya diwisuda bersama ribuan wisudawan Unesa di Islamic Center, Surabaya sekian tahun yang lampau. Dia bilang ingin tampil cantik pada momen tersebut.Setelah itu, kami sudah jarang bertemu. Saya memilih untuk menetap di Surabaya. Dalam setahun, kadang cuma sekali saya pulang ke Bekasi. Itu pun pas libur Lebaran atau Natal.Meretas cinta itu tak pernah habis. Itulah ibu. Ketika berjanji untuk memperkenalkan calon pendamping hidup saya, saya berkesempatan bertemu dengan ibu lagi di Surabaya.Beliau memberi sapu tangan kain lusuh kepada saya. Sampai di situ, saya masih belum mengerti makna yang tersingkap dari pemberian tersebut.Bunda bilang bahwa sapu tangan itulah yang dia gunakan untuk mengompres saya saat mengalami kecelakaan motor yang membuat kaki saya patah pada 31 Desember 1998.Setelah saya harus berpisah dengan orang tua pada akhir Agustus 1999 untuk kuliah di Surabaya, ternyata sapu tangan tersebut masih disimpan oleh bunda.Kesibukan menjalani hari-hari pada masa kuliah seolah membuat saya menjadi jarang berkomunikasi dengan keluarga di Bekasi. Namun tidak dengan bunda. Sapu tangan itu tetap dia simpan untuk memendam kangennya pada saya. Hanya, saya sama sekali tidak menyangka sampai seperti itu. Saya sendiri baru tahu dua minggu lalu, saat memperkenalkan pujaan hati.Setelah berkisah, bunda memberikan sapu tangan itu kepada saya dan merestui hubungan kami. Saya seakan tidak bisa berkata sepatah kata pun. Lidah ini terasa kaku. Hati bergetar karena terharu.Bagaimana mungkin bahwa sapu tangan yang sudah lusuh itu masih disimpan sekian tahun hanya untuk memendam kangen pada anaknya?Bukan kata-kata, tapi dengan sapu tangan lusuh itulah bunda menohok saya dengan cinta yang sederhana. Cinta tulus yang tak pernah berharap balasan dari siapa maupun anaknya sendiri sekalipun. Bintang itu terang.Lewat sapu tangan lusuh tersebut, zaman boleh berubah. Tapi, cinta dan kerinduan seorang ibu tak bisa digerus waktu. Ia ada sampai kapan pun. Tak bisa dibalas dengan apa pun.

Cerita Motivasi : Pelajaran dari bocah penjual Koran

Pagi itu seperti biasa saya berangkat pagi setelah subuh dari rumah, ke tempat penyimpanan motor di bilangan cawang, uki, walau sering terlambat, kali ini saya datang labih awal ketempat menunggu bis antar jemput yang membawa saya ke kantor, saya menyukai naik bus jemputan karena lelah berkendara dari depok-cikarang. Tidak tahan kemacetan ibu kota.Seperti biasa saya duduk bersama rekan rekan sambil menunggu jemputan. Tetapi karena saya datang lebih awal, munculah seorang bocah lelaki yang seperti biasa menawarkan Koran kepada semua penduduk shelter." Koran, Koran, Kompas, Media, tempo, republika, warta kota" begitu teriak bocah laki-laki tersebut menawarkan Koran kepada kami. "Koran bang" dia menawari ku untuk membeli Koran. "seperti biasa kompas satu" kataku meminta Koran yang biasa kubaca setiap pagi.Tangan mungilnya dengan cekatan memilih Koran yang kuminta diantara tumpukan Koran dagangannya." ini bang Koran kompasnya" memberi Koran yang aku minta kepadanya, "nih ada kembaliaanya engga" kataku sambil menyodorkan uang Rp 50.000, kepadanya. "beres bang, pasti ada" segera dikeluarkan kembaliannya dari tas gembloknya yang kotor, "wah pagi-pagi uangnya dah banyak ya" kataku kepada bocah tersebut."Allhamdulilah bang, rejeki saya lagi lancar" katanya sambil tersenyum senang. Dan setelah itu diapun berlalu menawarkan Koran kepada para penghuni shelter lainnya.Saat ini pukul 05.20, masih terlalu lama jemputan ku datang, maka saya menyempatkan membaca koran kompas yang tadi saya beli pada bocah tukang Koran tersebut.Tanpa sadar saya memperhatikan betapa gigih seorang bocah tukang Koran tersbut mencari uang, dengan menawarkan daganganya kepada semua orang yang datang dan pergi silih beranti.Sepintas tampak keringat membasahi wajahnya yang tegar dalam usia beliaya harus berjuang memperoleh uang secara halal dan sebagai pekerja keras." Koran, mba ada tabloid nova, ada berita selebritisnya nih mba, atau ini tabloid bintang, ada kabar artis bercerai" katanya bagai seorang marketing ulung tanpa menyerah dia menawarkan Koran kepada seorang wanita setengah baya yang pada akhirnya menyerah dan membeli satu tabloid yang disebut sang bocah tersebut.Sambil memperhatikan terbersit rasa kagum dan rasa haru kepada bocah tersebut, dan memperhatikan betapa gigihnya dia berusaha, hanya tampak senyum ceria yang membuat semua orang yang ditawarinya tidak marah. Tidak terdapat sedikit pun rasa putus asa dalam dirinya, walaupun terkadang orang yang ditawarinya tidak membeli korannya.Sesaat mungkin bocah tersebut lelah menawarkan korannya, dan dia terduduk disampingku, "kamu engga sekolah dik" tanyaku kepadanya "engga bang, saya tidak ingin sekolah tinggi-tinggi" katanya."engga ada biaya dik' tanyaku menyelidik, "Bukan bang, walau saya tukang Koran saya punya cita-cita" jawabnya, "maksudnya, kan dengan sekolah kamu bisa mewujudkan cita-cita kamu dengan lebih mudah" kataku menjawab."Aku sering baca Koran bang, banyak orang yang telah sekolah tinggi bahkan sarjana tidak bekerja bang, alias nganggur. Mending saya walau sekolah tidak tinggi saya punya penghasilan bang" katanya berusaha menjelaskan kepadaku. "abang ku bang, tidak sekolah bisa buka agen Koran penghasilan sebulannya bisa 3-4 juta bang, saya baca di Koran gaji pegawai honorer Cuma 700ribu, jadi buat apa saya sekolah bang" tanyanya kepadakuSaya mengerutkan kening, tertanda saya tekejut dengan jawaban bocah kecil tersebut pemikiran yang tajam, dan sebuah keritik yang dalam buat saya yang seorang sarjana. Dalam hati saya membenarkan perkataan anak tersebut, UMR kota bekasi saja +/-900rb untuk golongan smu.Saya pun tersenyum mendengar jawaban anak tersebut, kemudian bus jenputan saya pun tiba dan saya meninggalkan bocah tersebut tanpa bisa menjawab pertanyaanya, apa tujuan kita sekolah, menjadi sarjana.?Karena banyak sarjana sekarang yang begitu lepas kerja mengaggur, tidak punya penghasilan, dan banyak juga karena belum bisa bekerja yang melanjutkan S2 dengan alas an ingin mengisi waktu luang dan menambah nilai jual dirinya.Tapi pernyataan bocah penjual Koran tersebut menyadarkan saya, tentang rejeki, dan tujuan dari bersekolah, yang saat ini saya mungkin kalah dengan bocah kecil tersebut, walau saya seorang yang mempunyai penghasilan dan mempunyai suatu jabatan saya hanyalah manusia gajian, saya hanya seorang buruh.Beda dengan bocah kecil tersebut, dalam usia belia dia sudah bisa menjadi majikan untuk dirinya sendri. Sungguh hebat pemikiran lugu bocah penjual Koran tersebut. pembalajaran yang menarik dari seorang bocah kecil yang setiap hari kutemui.(EA)"Rizky Tuhan sungguh tidak terbatas, tinggal kemauan kita untuk dapat berusaha menggapainYa"
"Pelajaran Dapat di peroleh tidak hanya di pendidikan formal, Dan dunia pun banyak memberi pelajaran untuk kita

Kaka Karisna's Facebook profile